Selasa, 10 Maret 2015

Tak pernah berhenti

Tahukah kamu, aku seorang pendusta yang hebat
Selama ini selalu mengatakan membencimu
Sampai sekarang aku acuh padamu
Aku kuat meskipun semua orang membenciku

Tapi, bagaimanapun juga aku hanyalah manusia biasa
Dustaku membencimu,
Nyatanya aku sangat mencintaimu
Aku sangat menginginkanmu bahagia melebihi siapapun

Karena itulah aku berdusta
Aku tahu, aku sangat mengerti
Kau takkan pernah bahagia bersamaku
Jadi lebih baik aku terluka dengan melepasmu

Namun, baru kini aku sadar
Cintaku hanya menginginkanmu seorang
Hatiku tak bisa berpaling walau kupaksa
Dan aku tak pernah berhenti untuk mendapatkanmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar