Selasa, 10 Maret 2015

Tak pernah berhenti

Tahukah kamu, aku seorang pendusta yang hebat
Selama ini selalu mengatakan membencimu
Sampai sekarang aku acuh padamu
Aku kuat meskipun semua orang membenciku

Tapi, bagaimanapun juga aku hanyalah manusia biasa
Dustaku membencimu,
Nyatanya aku sangat mencintaimu
Aku sangat menginginkanmu bahagia melebihi siapapun

Karena itulah aku berdusta
Aku tahu, aku sangat mengerti
Kau takkan pernah bahagia bersamaku
Jadi lebih baik aku terluka dengan melepasmu

Namun, baru kini aku sadar
Cintaku hanya menginginkanmu seorang
Hatiku tak bisa berpaling walau kupaksa
Dan aku tak pernah berhenti untuk mendapatkanmu

Jumat, 06 Maret 2015

What ever you know

I know, you never belive me
If you shame, if me alone
You ever care, but i never give you every thing
I know,
This feel, smille, cry, sorrow...
And what ever about that
Just you, only you, and always you
I love you
More than i know who hard this feel
Just wanna say...
"What ever you know, i will be there for you..."

Because just that what can i do for you...
I love you,
Yesterday, to day, tomorrow, and for-ever!

Rabu, 04 Maret 2015

Cemburu

Hei, kau tahu kan apa yang kurasakan padamu?
Bukan suka, aku tidak tahu ini begitu menyiksa
Rasanya sakit, terutama saat melihatmu dengan yang lain
Mendengarnya saja, aku merasa dikhianati

Tapi siapakah aku,
Disismu aku hanyalah teman
Dimatamu, tak berarti apapun
Apalagi dihatimu, tak pantas aku berharap lebih

Ini bukan hubungan, hanya cinta rahasiaku
Yang kujaga, hanya aku dan Tuhan yang tahu
Kau tahu, cinta seperti ini sangat menyiksaku
Kini kau telah tahu, tapi kau tetap berpaling

Kau pasti tahu apa yang kini kurasakan
Namun aku yakin kau takkan mengerti hal ini
Rasa terlarang yang tumbuh dengan sendirinya
Meski sakit, aku tak pantas merasakannya

Apalah aku bagimu,
Kau memang dihatiku tapi aku tidak!
Sekalipun kau tahu, kau tak pernah mengerti
Lantas, pantaskah aku cemburu saat kau bersama mereka?

Tidak!...
Bukankah aku bukan siapapun bagimu
 Aku tidak pantas cemburu padamu
Seharusnya aku diam, seakan tak pernah merasakan apapun
Cinta ini, aku hanya boleh merasakannya, tanpa membaginya

Selasa, 03 Maret 2015

Hanya kamu yang kuinginkan

Mama, papa, benarkah kalian ingin aku bahagia?
Akankah kalian berikan apapun yang kuminta?
Kalian memang baik, menjagaku saat aku ketakutan
Tapi saat kalian tiada, dengan siapakah aku nanti?

Aku jatuh cinta, seperti orang lain merasakannya
Dia yang kucintai juga sangat mencintaiku
Tapi, apakah aku bisa bersamanya
Saat kalian berdua berkata 'tidak'?

Mama, papa, pernahkah kalian jatuh cinta?
Apakah sesakit yang kurasakan saat ini?
Dia mencintaiku mama, dia melindungiku
Dia juga ingin menjadi bagian dari keluarga kita

Mama, papa, ingatkah janji kalian dulu?
Saat aku masih ditimang dan dibelai manja
Bukankah kalian berjanji akan membahagiakanku
Lalu apakah satu permohonanku ini akan terkabul?

Dia anak yang baik mama, dia juga mencintai kalian
Aku percaya bisa meraih dunia bersamanya, seperti inginmu
Dia juga sangat memenuhi kriteria yang kau ajukan padaku
Aku dan dia akan menghormati kalian seumur hidup kami

Dia anak yang kuat papa, dia bisa menjagaku
Aku percaya dia mampu bertanggung jawab dunia akhirat
Dia juga anak yang sholeh papa, dia tak pernah menyentuhku
Karena itulah, kumohon kalian merestui aku dan dia

Mama, papa, bukankah kalian ingin aku bahagia?
Aku mencintainya, kalian tahu itu
Dia adalah bagian dari hidupku, dia bahagiaku
Maukah kalian berikan kebahagiaan itu, meski sekali saja...

Senin, 02 Maret 2015

Rinduku

Perasaan hangat ini perlahan dingin
Bersama dirimu dinyataku
Meski bukan sekali ini saja kau begitu
Namun ini pertama kalinya bagiku

Aku merindukanmu, salahkah aku?
Kau ada dihatiku, yang paling dalam
Salahkah aku,
Merindukan yang bukan milikku

Hingga rasanya begitu sulit kujalani
Jika kau sakit, semoga kau sembuh
Jika kau sehat, semoga tetap begitu
Aku selalu khawatir padamu

Hingga rinduku tak mau lepas dariku
Jika terus begini, andai harus begitu
Lebih baik izinkan aku memilikimu
Agar aku bebas mencintaimu

Dan rinduku takkan sesakit ini...

Lelahku

Lelahku mencari,
Disetiap denyut nadiku
Hanya dirimu, hanya kamu
Yang kucintai, yang melukaiku

Kau hanya sedihku,
Kau terus membuatku putus asa
Kau mengerti cintaku
Tapi tak mengerti lelahku

Untuk menunggumu berpaling
Meski seribu tahun berlalu,
Meskipun setelah berlalu tujuh reinkarnasi
Entah kapan kau akan mencintaiku

Tahukah kau,
Aku bosan menunggumu, dalam ketidak pastian
Aku kesal menantimu, dengan penuh harapan
Aku lelah, pada mimpi palsu yang kau berikan

Penyesalan

Semua berlalu,begitu saja
Tidak ada spesial,biasa saja
Dunia masih melecehkanku,menganggapku tiada
Lalu untuk apa?
Aku lelah,aku bosan terus seperti ini
Selalu saja aku yang merajuk
Tidak ada yang mengerti

Andai dia tau,apa dia kan mengerti?

Andai dia mengerti,akankah waktu kembali padaku?